ANALISIS BUKU PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS 7 SMP
COURSEBOOK IN TEACHING ENGLISH
ANALISIS BUKU PELAJARAN BAHASA INGGRIS KELAS 7 SMP
“WHEN ENGLISH RINGS A BEL”
Written by :
Julianto, S.Pd, M.Pd
Email: misterjoelianto@yahoo.com
Ig.@ajuli9065
Definisi
Coursebook merupakan buku pelajaran yang diajarkan oleh guru kepada siswa, dimana buku pelajaran tersebut telah disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa. Peran buku pelajaran sangat penting sebagai pedoman guru dalam mengajar siswa, karena berdasarkan level pendidikannya. Buku pelajran disusun berdasarkan kurikulum yang berlaku disuatu negara. Menurut Hutchinson and Torres (1994) , buku pelajaran memiliki peran sebagai alat pendukung dan panduan dalam menyampaikan materi kepada siswa. Sedangkan menurut Mc Grath (2002), buku pelajaran membuat guru mengetahui tahapan pengajaran dan siswa memahami proses pembelajaran yang terstruktur, buku pelajran juga sebagai pendukung medote pengajaran dan memberikan kesempatan kepada guru melakukan revisi serta persiapan sebelum mengajar atau persiapan bagi siswa sebelum belajar mereka belajar dikelas.
Manfaat coursebook
The ideational metafunction : Isi dari buku pelajaran menyampaikan sebuah topic, tema, aturan grammar dan lain lain. The interpersonal metafunction : Memberikan peran guru sebagai pengajar dan peran siswa sebagai pelajar. Keduanya memberikan feedback atau interaksi sesuai perannya masing-masing. The textual metafunction : Komponen kesatuan isi dapat membuat suatu hubungan antar tugas dengan teks, icon atau gambar dengan materi. Panduan penggunaan coursebook yaitu :
1. Seleksi
Guru mencoba mencari materi yang tidak cocok untuk disampaikan kepada siswa karena isinya tidak sesuai dengan level sisw itu sendiri, materi membosankan, materi tidak sesuai dengan latar belakang siswa.
2. Adaptasi
a) Lokalisasi: mengadaptasi materi budaya luar negeri ke budaya bahasa target.
b) Personalisasi: mengubah materi yang bisa dimodifikasi penyampaiannya agar siswa puas dan tertarik mempelajarinya.
c) Modernisasi: menyampaikan materi yang ada di buku pelajaran dengan situasi terkini, baik itu social. Budaya, ekonomi dan lain-lain.
d) Simplikasi: membuat materi semudah mungkin untuk disampaikan kepada siswa, sehingga siswa memahami materi yang diajarkan.
3. Suplementasi, guru memiliki buku pegangan atau panduan tambahan yang materinya sama dengan buku pelajaran yang akan disampaikan.
4. Evaluasi, mengevaluasi buku pelajaran kira kira mana yang bisa cocok disampaikan atau tidak kepada siswa, dan materi pelajaran yang sudah diajarkan harus dievaluasi agar ada perbaikan kedepannya bagi guru untuk menyampaikan materi tersebut kekelas lain atau dikelas sama diwaktu yang berbeda.
Analisis Course Book kelas 7 SMP
Berdasarkan teori mengenai coursebook, saya mencoba menganalisis salah satu buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bell”. Buku ini merupakan buku guru yang dipersiapkan pemerintah untuk implementasi Kurikulum 2013. Analisis didasarkan teori tentang panduan dalam penggunaaan coursebook.
1. Selection “Find materials that should be rejected, because they are considered boring, irrelevant or do not suit the age or cultural background of their students”
Dalam menyeleksi buku kita harus berhati hati, karena masing – masing buku memiliki tujuan pembaca yang berbeda beda. Pembaca disesuaikan oleh level atau jenjang pendidikan. Dalam buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bell” terdapat lagu Bruno Mars dihalaman 179. Dia adalah penyanyi asal Amerika Serikat. Judul lagunya adalah “Count On Me”. Makna lirik lagu ini menceritakan tentang arti sahabat yang sebenarnya, ketika sahabat sedang kesulitan mereka dapat saling membantu satu sama lain. Terlepas dari makna judul lagu tentang persahabatan, tetap saja penyanyi tersebut seharusnya tidak diikut sertakan dalam buku tersebut karena hal yang ditakutkan adalah siswa SMP penasaran terhadap lagu tersebut, kemudian mencari tahu sosok Bruno Mars. Misal siswa ketik namanya di youtube terus keluar content lagu dewasa yang dinyanyikan penyanyi tersebut. Jika lagunya tentang orang dewasa tentu video klipnya pun sudah dewasa. Ini berbahaya bagi siswa yang harusnya memiliki karakter yang baik. Tentu tujuan K13 adalah perbaikan karakter. Kenapa tidak memakai lagu bahasa Inggris anak-anak yang menceritakan tentang persahabatan juga. Artinya tidak mengubah pesan lagu. Contoh lagu “ Friends Song” By Singing Walrus. Salah satu liriknya adalah “I don’t read alone, I have my friends “. Video clipnya pun menarik sesuai siswa karena merupakan animasi beberapa hewan seperti pingguin.
Lirik lagu Bruno Mars, penyanyi barat yang tercantum dibuku pelajaran kelas 7 SMP K13.
2. Adaption
a. Localisation: adapting the material to confine within our country
Dalam buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel” terdapat lokalisasi seperti nama nama orangnya disesuaikan seperti budaya yang ada di Indonesia seperti Beni, Dayu, Siti, Edo. Menurut saya ini hal yang sangat bagus karena siswa saat belajar tidak akan merasa bahasa Inggris sebagai bahasa orang luar melainkan sebagai bahasa mereka sendiri. Selain itu budaya yang diperkenalkan seperti siswa yang berasal dari Papua pada halaman 31 “ Hello , my name is Yohannes. I live in Biak, Papua.”
Lokalisasi siswa yang berlatang belakang budaya Indonesia, khususnya tentang ciri khas nama orang-orang Indonesia, seperti Udin, Beni dan lokalisasi menampilkan tempat tinggal orang Papua bagian dari Indonesia
b. Personalisation: changing the material to satisfy our students‟ needs and interests.
Buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel” menyediakan banyak gambar- gambar yang menarik sesuai isi teks percakapan atau pun materi pembelajaran.Setiap halaman menampilkan gambar gambar siswa atau siswi SMP dan benda benda yang ada disekeliling sekolah, rumah, dan taman. Tentu, ini membuat siswa semangat untuk membaca dan mempelajari materi pembelajaran. Artinya gambar yang full colour dalam buku ini bisa meningkatkan motivasi siswa untuk membaca.
Personalisasi, buku pelajaran menampilkan gambar siswa dan lingkungan sekolah, gambar tersebut menarik untuk dibaca oleh siswa, artinya sesuai dengan apa yang siswa butuhkan
c. Modernisation: bringing the material up to date.
Berdasarkan teori panduan ini, buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel” mencoba menampilkan hal hal yang baru seperti kalimat yang flexible sesuai kehidupan siswa terbaru halaman 104 “The music is too loud. I can’t study with this loud music. “Sorry, I’ll turn down the volume” Halaman 103“ Wow , your classroom is clean and tidy, nothing is dirty and messy. Thank you
Modernisasi, penggunaan percakapan sesuai dengan situasi terkini dari beberapa siswa.
d. Simplification: making the texts or the tasks easier to do or understand.
Buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel mencoba menyediakan kalimat sederhana yang mudah dimengerti oleh siswa. Selain itu terdapat perintah soal yang simple yang diletak disetiap awal materi seperti “We will say the sentences loudly, clearly and correctly”. Selain itu, gambar yang menarik dan sesuai isi percakapan sehingga memudahkan siswa memahami materi belajar. Urutan materi juga mudah dimengerti.
Simplikasi, kalimat perintah tugas sangat simple dan mudah dipahami siswa
3. Suplementation Continuous training, collaboration and sharing of materials among teachers could give a solution to the problem
Sebagai guru, kita harus kreatif. Kreatif disini kita jangan hanya mengandalkan buku pelajaran saja tapi kita harus memiliki sumber lain yang menunjang materi buku pelajaran. Sumber lain, seperti video animasi. Materi dalam buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel” materinya sangat simple dan mudah dipahami siswa. Sumber materi sangat banyak di beberap situs web, seperti diyoutube. Contoh materinya adalah tentang introduction, adjective dan direction words. Ini sangat mudah mencari sumber video yang mendukung dalam menyampaikan materi belajar. Saya rekomendasikan video animasi karena sesuai umur siswa yang masih senang terhadap dunia animasi. Selain sumber pendukung yang telah disebutkan sebelumnya, materi yang sama yang bersumber dari buku pelajaran lain sangat disarankan untuk guru karena sebagai pembanding dan penambah materi yang jika didalam buku pelajaran kurang lengkap. Pada buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel” terdapat pembahasan tentang adjective, namun yang ditampilkan terbatas sehingga guru bisa menggunakan referensi lain untuk menambah materi belajar.
4. Evaluation, Their experiences with the course book and supplementary materials could be discussed in weekly meetings with colleagues.
Guru harus bisa mengevaluasi materi buku pelajaran. Mana yang sesuai dengan usia siswa, mana yang sesuai dengan kurikulum maupun silabus. Buku pelajaran bahasa Inggris kelas 7 SMP, yang berjudul “ When English Rings a Bel” terdapat beberapa evaluasi seperti :
a. Percakapan dalam gambar lebih baik jika diberi urutan nomor. Karena terkadang siswa bingung mana urutan yang pertama yang harus ditulis atau dilafalkan.
b. Terdapat lagu yang penyanyinya orang dewasa dan jika konten video clip dibuka di youtube maka yang ditakutkan siswa secara tidak sengaja memutar video clip penyanyi yang kontennya khusus untuk orang dewasa.
c. Menurut saya akan lebih baik jika soal “fill in the blank” ditambah jenisnya.
d. Halaman 62 terdapat kosa kata benda, namun disana banyak menyisakan ruang , sebaiknya di isi dengan gambar sesuai kata benda yang ada seperti a sharpener, a lunch box.
Kesimpulan
Buku pelajaran adalah buku pelajaran yang berisikan tentang materi pelajaran yang akan disampaikan kepada siswa oleh guru, materi pelajarannya terstruktur sesuai kurikulum suatu Negara sehingga guru bisa mencapai tujuan pengajaran materi kepada siswa dan tujuan kurikulum itu sendiri. Peran buku pelajaran sebagai pedoman guru dalam mengajar sesuai jenjang pendidikan siswa. Sebagai guru, kita harus tahu pedoman penggunaan buku pelajaran seperti seleksi, adaptasi, sumplementasi dan evaluasi isi materi dari buku pelajaran. Buku pelajaran kelas 7 SMPN memiliki komponen dari pedoman tersebut.
MATERIALS DEVELOPMENT COURSES
Materials development courses merupakan tahapan pengembangan seorang pendidik dalam mengajarkan materi kepada peserta didik, Pengembangan materi dilakukan berdasarkan apa yang siswa perlukan dan apa yang siswa butuhkan. Brian Tomlinson telah menjelaskan berbagai fungsi dan prosedur pengembangan materi yang efektif. Sudah seharusnya kita sebagai pengajar sadar akan pentingnya pengajaran materi pelajaran.
Materials development courses memiliki beberapa manfaat dari berbagai segi. Fungsi tersebut yaitu secara teoritikal, pengembangan dan secara praktikal. Secara teoritikal, materials development courses memiliki manfaat untuk :
1. Sebagai pengalaman nyata bagi seorang guru dalam mentransfer pembelajaran secara sistematis. Pengalaman sangat penting bagi siswa , siswa akan lebih tertarik terhadap materi ajar yang kreatif dan inovatif.
2. Untuk meningkatkan, investigasi penggunaan bahasa, pemerolehan bahasa, pedagogi pengajaran .Penggunaan bahasa bagi guru akan meningkat, secara intens, sehingga guru dan siswa aktif dalam proses pembelajaran
3. Memberikan kesempatan seorang guru dalam membuat sebuah rencana penelitian tindakan kelas. Tentu, sangat penting jika guru ingin meningkatkan profesionalisme dan keahlian mengajarnya
4. Membantu guru dalam mengetahui apa yang siswa perlukan dan siswa mau. Jika guru mengatuhi materi apa yang cocok untuk siswa maka materi yang disampaikan akan mudah diperoleh siswa.
5. Mengembangkan pengetahuan guru terhadap pengajaran. Pengajaran, dengan mengembangkan materi sangat berkaitan erat. Jika sukses materi disampaikan kepada siswa, berarti pengjaran juga sukses.
Secara perkembangan, dapat mengembangkan hal – hal yang berhubungan dengan :
Penentuan tujuan,prinsip dan prosedur pengajaran bahasa, pengembangan materi pelajaran, keahlian dalam evaluasi, adaptasi, editor dalam pelajaran bahasa. Meningkatkan motivasi siswa dan guru dalam menemukan apa yang mereka butuhkan dan apa yang mereka inginkan dalam proses pembelajaran. Secara praktikal. Maksudnya secara penerapan materials development courses memiliki manfaat dalam mendesain proses pembelajaran, evaluasi, prosedur di dalam kelas maupun diluar kelas. Mempermudah pendidik menemukan cara yang koheren dalam mengajar siswa. Mempermudah pendidik menemukan cara yang koheren atau cocok dalam mengajar siswa.
Prosedur pengembangan materi pembelajaran adalah :
1. Mempelajari apa yang bisa membantu pendidik dalam mengembangkan proses perluasan materi
2. Demonstrasi untuk menstimulasi keinginan tahu siswa dalam pengalaman.
3. Mendiskusikan hal hal yang berhubungan dengan keahlian siswa
4. Evaluasi untuk mengembangkan kemampuan mengevaluasi materi yang akan diajarkan
5. Adaptasi , cara mengetetahui apa yang siswa perlu dan butuhkan.
6. Contoh dalam memberikan latihan materi harus kritikal
7. Pengalaman siswa harus dikaitkan untuk mempermudah siswa mengerjakan tugas
8. Refleksi , merefleksi teori, dan materi pembelajaran
9. Presentasi untuk meningkatkan kepercayaan diri guru dan siswa
10. Meneliti, menemukan apa yang siswa perlukan dan guru butuhkan
Secara sederhana, prosedur pengembangan materi dapat disimpulkan :
1. Demonstrasi. Dalam demonstrasi, guru harus memberikan materi pelajaran secara inovatif missal mengajar menggunakan video. Analisis materi,tujuan, prinsip, dan evaluasi prosedur demonstrasi.
2. Diskusi pernyataan yang membangun, bisa dilakukan secara berkelompok dengan guru atau mencari informasi sendiri tentang pernyataan tersebut.
3. Evaluasi materi, menentuka kriteria evaluasi pelajaran, presentasi, pengawasan,penerapan dan revisi kriteria yang benar dan efektif untuk diajarkan
4. Penyesuaian materi sesuai yang siswa perlukan, seperti latarbelakang siswa.
5. Mengedit materi, sebelum memberikan materi harus dievaluasi terlebih dahulu. Pelaksanaan tersebut bisa memunculkan antara pendidik dan materi, atau guru dan peserta didik
6. Materi writing A, mengevaluasi contoh aspek pengembangan, dan latihan
7. Materi writing B, mengevaluasi contoh aspek pengembangan, dan latihan
8. Produksi materi A, menghasilkan satu kesatuan konteks pembelajaran, teman sebaya, pengawasan, dan revisi materi
9. Membaca dan diskusi, membaca secara kritikal artikel atau buku yang berhubungan dengan pengembangan materi pelajaran, diskusi dan evaluasi hasil bacaan
10. Meneliti, pengembangan penelitian materi, membuat rencana penelitian, mepresentasikan hasil temuan, kemudian menerapkan apa yang telah ditemukan mengenai materi ajar.
11. Presentasi,berhubungan dengan presentasi grup, internal dan eksternal konferensi, artikel, bab, dan proposal materi pelajaran
12. Diskusi pernyataan, dengan kelompok atau keputusan individu
13. Materi B, pengembangan teori secara rasional dalam menentukan spesifik kontek dalam memberikan materi ajar.
Kesimpulan
Pengembangan materi pelajaran merupakan cara mengembangkan materi yang akan disampaikan, baik itu dimodifikasi cara penyampaiannya, dikurangi atau ditambah materi yang akan disampaikan kepada siswa. Hasil dari penyampaian materi yang telah dimodifikasi selanjutnya harus dievaluasi untuk perbaikan penyampaian materi agar lebih efektif dan tjuan pembelajaran berhasil dicapai.
Komentar